LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
CV. Puja Lestari (Cikupa, Tangerang)
1.
POST
2.
Instalasi Software
3.
Perakitan PC
4.
Maintenance dan
Repair
5.
Networking
Disusun Oleh :
NAMA
: Anang Novan Setiawan
NIS
: 071.14.078
KELAS
: XI (Sebelas) TKJ3
PROGRAM KEAHLIAN : Teknik Komputer Dan Jaringan
SMK
NEGERI 3 KENDAL
Alamat: Jl. Boja–Limbangan
KM 1 Salamsari, Boja-Kendal 51381
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
SMK NEGERI 3 KENDAL
T.P 2015/2016
HALAMAN PENGESAHAN
LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI
CV.
Puja Lestari (Cikupa, Tangerang)
Disusun Oleh:
NAMA
: Anang Novan Setiawan
NIS
: 071.14.078
KELAS
: XI (Sebelas) TKJ3
PROGRAM KEAHLIAN : Teknik Komputer Dan Jaringan
Disahkan dan disetujui oleh:
Pemimpin
Instruktur
(..............................................) (........................................)
SMK
NEGERI 3 KENDAL
Alamat: Jl. Boja–Limbangan
KM 1 Salamsari, Boja-Kendal 51381
HALAMAN PENGESAHAN
Laporan ini Disampaikan untuk Memenuhi Persyaratan
Penyelesaian Praktek Kerja Industri SMK Negeri 3
Kendal
Tahun pelajaran : 2015-2016
Oleh:
NAMA
: Anang Novan Setiawan
NIS
: 071.14.078
KELAS
: XI (Sebelas)
TKJ3
PROGRAM KEAHLIAN : Teknik Komputer Dan Jaringan
Disahkan Dan Disetujui Oleh:
Kepala SMK N 3 KENDAL
(.....................................................)
Ketua
Jurusan TKJ Guru Pembimbing
(....................................) (...................................)
SMK
NEGERI 3 KENDAL
Alamat: Jl. Boja–Limbangan
KM 1 Salamsari, Boja-Kendal 51381
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya ucapkan
kepada ALLAH SWT, karena dengan rahmat dan karunianya Saya dapat menyelesaikan Laporan
Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) yang telah dilaksanakan di CV.
Puja Lestati (Cikupa, Tangerang). Laporan ini disusun sebagai salah satu persyaratan mengikuti Uji
Kompetensi di SMK N 3 KENDAL Tahun Pelajaran 2015 – 2016.
Kegiatan Prakerin dimaksudkan
sebagai salah satu bekal dalam memasuki jenjang dunia usaha atau dunia industri
dan untuk memupuk sikap mental yang lebih baik dalam melaksanakan kewajiban
sebagai penerus bangsa sehingga mampu dan siap bekerja.
Sehubungan dengan
terlaksananya Prakerin ini tidak terlepas dari bantuan dan dorongan dari semua
pihak secara moril maupun materil, oleh karena itu saya mengucapkan terima
kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1.
Kedua orang tua yang selalu memberikan motivasi selama Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)
2. Bapak MUCHDIANA.SE
& M.WILDAN S. selaku
pemimpin CV. Puja Lestari (Cikupa, Tangerang) & ABSNET
(Bekasi) / Direktur Utama
3. Bapak
Drs. Condro Budi Susetyo, M.Pd selaku kepala sekolah SMK N 3 KENDAL
4. Bapak
Didik selaku Pembimbing Pelaksanaan
Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).
5. Bapak Masrurin S.kom
selaku Ketua Jurusan TKJ(Teknik Komputer Dan Jaringan) SMKN 3
KENDAL.
6.
Para pegawai perusahaan yang telah membimbing saya
dengan baik dalam bekerja dilapangan maupun di dalam kantor.
Kendal, 19
Maret 2016
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN INDUSTRI
HALAMAN PENGESAHAN SEKOLAH
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB l PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Praktek Kerja Industri(Prakerin)
1.2. Tujuan Praktek kerja Industri(Prakerin)
1.3. Tujuan Pembuatan Laporan Praktek Kerja Industri
BAB ll TINJAUAN UMUM TENTANG PERUSAHAAN
2.1 Sejarah Singkat Perusahaan
2.1.1. Visi
2.1.2. Misi
2.2. Kepegawaian dan Disiplin Kerja
2.2.1. Pasal 1(Kepegawaian)
2.2.2. Pasal 1(Disiplin Kerja)
2.3. Struktur Organisasi
BAB lll JUDUL LAPORAN( ISI LAPORAN)
3.1. POST
3.2. Instalasi Software
3.3. Perakitan PC
3.4. Maintenance dan
Repair
3.5. Networking
BAB lV PENUTUP
4.1. Kesimpulan
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar belakang Pelaksanaan Praktek Kerja
Industri (Prakerin)
Sekolah Menengah Kejuruan
sebagai salah satu Sub Sistem Pendidikan Nasional, memiliki kedudukan
sangat penting dalam fungsi menyiapkan tenaga kerja terampil untuk menunjang
system pendidikan nasional. Upaya penyiapan tenaga kerja yang terampil sesuai
dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, didekati melalui kebijakan “link
and match”adalah penyelenggaraan kegiatan Praktek Kerja Industri
(Prakerin).
Pada dasarnya Praktek Kerja
Industri (Prakerin) merupakan penyelenggaraan yang mengintegrasikan secara
tersistem pendidikan dunia usaha dan industry. Pengintegrasian kegiatan pendidikan
ini akan menghilangkan perbedaan standar nilai sekolah dan dunia kerja serta
sekaligus mendekatkan supply dan demand ketenaga
kerjaan.
Landasan pelaksanaan kegiatan
Praktek kerja Industri (Prakerin) Sekolah menengah Kejuruan (SMK) di dasarkan
atas arahan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) 1993 dan ketentuan dalam
Undang-Undang No. 2 Tahun 1989 Tentang Sistem Pendidikan Nasioanl serta
peraturan-peraturan pendukungnya antara lain :
1. GBHN
Meningktakan kualitas tenaga
kerja merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat serta
Badan Usaha yang memakai tenaga kerja.
2. UU SPN No. 2 tahun 1989 Ban W
Pasal (1)
Penyelenggaraan pendidikan
pelaksanaan dua jalur yaitu jalur pendidikan sekolah dan jalur pendidikan luar
sekolah.
3. PP No. 39 Bab III Pasal 4
Butir (3)
Peran serta masyarakat dalam
penyelenggaraan Pendidikan Nasional dapat berbentuk pemberian kesempatan magang
dan/atau latihan kerja.
4. Kep. Mendikbud No. 4990/U/1992
Pasal 33 Butir (6)
Kerjasama SMK dengan dunia
usaha terutama bertujuan untuk meningkatkan kesesuaian program SMK dengan
kebutuhan dunia usaha yang diusahakan dengan azas saling menguntungkan.
Kerjasama SMK dengan dunia usaha antara lain meliputi Praktek Kerja Industri
(Prakerin) dan magang.
1.2. Tujuan Praktek Kerja Industri (Prakerin)
1. Prakerin pada dasarnya
merupakan kegiatan intrakurikuler, harus dilaksanakan oleh setiap peserta
diklat secara individu.
2. Dengan pengaturan organisasi dan pola penyelenggaraan
pendidikan SMK perlu membentuk proses
kegiatan atau seluruh komponen keahlian dan kejuruan dalam bentuk latihan
kerja didunia kerja.
3. Meningkatkan pemahaman dan
pemantapan serta mengembangkan peserta diklat yang di dapat
disekolah dan menerapkan di dunia usaha.
4. Meningkatkan keterampilan
berupa penguasaan kemampuan professional kejuruan peserta diklat.
1.3.Tujuan Pembuatan Laporan Praktek Kerja Industri
(Prakerin)
Adapun tujuan pembuatan laporan Praktek Kerja Industri
(Prakerin) ini adalah :
1.
Peserta didik mampu mengungkapkan gagasan atau pengalaman dalam bentuk
tulisan tersusun secara sistematik atau kronologi
dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar ;
2.
Peserta didik mampu mencari alternative pemecahan masalah kejuruan sesuai
dengan program studinya yang terungkap dalam laporan
tertulis ;
3.
Memberikan informasi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
(IPTEK) dari Dunia
BAB II
TINJAUAN UMUM TENTANG PERUSAHAAN
2.1. Sejarah Singkat Perusahaan
Perusahaan CV. Puja Lestari (Cikupa, Tangerang)
sebenarnya miliknya orang China, karena dia bukan Warga Negara Indonesia (WNI)
jadi perusahaan CV. Puja Lestari dipercayakan/pasrahkan kepada Pemimpin
perusahaan sekarang Pak Muchdiana,SE sebagai WNI asli dan kakaknya yang sebagai
wakilnya serta yang mengurus keuangannya, administrasinya dan sebagainya. CV.
Puja Lestari menderikan server jaringan internet wireless karena internet juga
kebutuhan pokok masyarakat untuk mempermudah/memenuhi pekerjaan mereka atau
lain sebagainya yang didirikan di Cikupa Tangerang dan mendirikan diluar kota
atau cabang juga seperti di Bekasi (ABS NET) tempat Prakerin saya ditempatkan
atau dikerjakan.
2.1.1. Visi
Diakui sebagai Perusahaan yang sangat membantu dan
dibutuhkan oleh banyak masyarakat dan juga memberikan layanan yang baik, tepat, unggul dan terpercaya dengan bertumpu pada
Potensi Insani.
2.1.2. Misi
a. Menjalankan bisnis jaringan
internet wireless dan
bidang lain yang terkait, berorientasipada kepuasan pelanggan/cliet, anggota perusahaan dan pemegang saham.
b. Menjadikan jringan
internet wireless sebagai
media untuk meningkatkan kualitas
kehidupan dan kebutuhan masyarakat.
c.
Mengupayakan agar jaringan
internet wireless menjadi
pendorong kegiatan ekonomi.
d. Menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan luas dan lingkungan.
2.2. Kepegawaian dan Disiplin Kerja
2.2.1 Pasal 1 (Kepegawaian)
Dalam
peraturan kepegawaian ini yang dimaksud dengan:
a. Pegawai
adalah mereka yang telah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan, diangkat dan
diberi penghasilan menurut ketentuan yang berlaku di
perusahaan, termasuk pegawai yang ditugas karyakan.
b. Peraturan
kepegawaian adalah ketentuan sebagaimana yang diatur dalam peraturan disiplin
pegawai ini.
c. Pejabat
yang berwenang menjatuhkan sanksi adalah pejabat yang diberi wewenang
menjatuhkan sanksi, yang selanjutnya dapat disingkat dengan PYBM.
d. Sub
unit pelaksana adalah unit organisasi pelaksana satu tingkat dibawah unit
pelaksana.
e. Pimpinan
adalah unit pejabat yang memimpin unit induk atau unit pelaksana.
2.2.2 Pasal 1 (Disiplin Kerja)
Dalam
peraturan disiplin pegawai ini yang dimaksud dengan:
a. Disiplin
adalah ketaatan dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
b. Peraturan
disiplin pegawai adalah ketentuan-keterntuan sebagaimana yang diatur dalam
peraturan disiplin pegawai ini.
c. Pelanggaran
disiplin adalah setiap ucapan, tulisan atau perbuatan pegawai yang melanggar
peraturan disiplin pegawai, baik yang dilakukan didalam maupun diluar jam
kerja.
d. Sanksi
disiplin adalah sanksi yang dijatuhkan kepada pegawai karena melanggar
peraturan disiplin pegawai.
Hal.7
2.3 Struktur Organisasi
Owner CV.Puja Lestari
Muchdiana,SE
Direktur Utama
M. Wildan Saputra
Manager Supervisor / Mentor
NocTechnician
Mujianto Desta Sulistianda Zaelani
Siswa
Prakerin
BAB III
ISI LAPORAN
1. POST (Power
On Self Test)
Power On self Test atau yang biasa disebut
POST adalah test yang dilakukan oleh komputer / PC untuk mengecek
fungsi - fungsi komponen pendukung (Hardware Komputer) apakah bekerja
dengan baik atau tidak.
POST dilakukan pada saat booting (awal nyalanya mesin komputer), jika komputer mengalami suatu masalah, maka akan terdeteksi gejala kesalahannya melalui POST berupa suara peringatan / pesan berupa bentuk suara yang dihasilkan melalui speaker atau tampilan visual dimonitor.
POST dilakukan pada saat booting (awal nyalanya mesin komputer), jika komputer mengalami suatu masalah, maka akan terdeteksi gejala kesalahannya melalui POST berupa suara peringatan / pesan berupa bentuk suara yang dihasilkan melalui speaker atau tampilan visual dimonitor.
FungsiPOST
POST memiliki fungsi sebagai Pemindai / pengecek PC sebelum me-Load Sistem Operasi, dan memberikan warning - warning berupa bunyi beeb, jika terjadi ketidak lengkapan hardware atau adanya suatu kerusakan. Dengan begitu kita dapat mengetahui masalah-masalah yang terdapat dalam komputer / PC kita, sehingga dapat dengan mudah menemukan Problem Solvingnya
POST memiliki fungsi sebagai Pemindai / pengecek PC sebelum me-Load Sistem Operasi, dan memberikan warning - warning berupa bunyi beeb, jika terjadi ketidak lengkapan hardware atau adanya suatu kerusakan. Dengan begitu kita dapat mengetahui masalah-masalah yang terdapat dalam komputer / PC kita, sehingga dapat dengan mudah menemukan Problem Solvingnya
Cara Kerja POST
POST dilakukan sesaat setelah computer
dihidupkan dan mulai Booting, proses ini dilakukan oleh BIOS. Adapun prosedur
cara kerja POST sebagai berikut :
a. Test Power Supply ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingin Power Supply berputar.
b. Secara otomatis dilakukan reset terhadap kerja CPU oleh sinyal power good yang dihasilkan oleh power Supply jika dalam kondisi baik pada saat dihidupkan, kemudian CPU mulai melaksanakan intruksi awal pada ROM BIOS dan selanjutnya.
c. Pengecekan terhadap BIOS dan isinya. BIOS harus dapat dibaca. Intruksi awal ROM BIOS adalah jump (lompat) ke alamat Program POST.
d. Pengecekan terhadap CMOS, CMOS harus dapat bekerja dengan baik. Program POST diawali dengan membaca data setup (setting hardwere awal) pada RAM CMOS setup, sebagai data acuan untuk pengecekan.
e. Melakukan pengecekan CPU, timer (pewaktuan), kendali memory akses langsung, memory bus dan memory module.
f. Memory sebesar 16 KB harus tersedia dan dapat dibaca/ditulis untuk keperluan ROM BIOS dan menyimpan kode POST.
g. Pengecekan I/O controller dan bus controller. Controller tersebut harus dapat bekerja untuk mengontrol proses read/write data. Termasuk I/O untuk VGA card yang terhubung dengan monitor.
Jika ada salah satu prosedur POST yang tak berhasil delewati maka PC akan menerima pesan/peringatan kesalahan dari POST. Pesan/peringatan kesalahan berupa kode beeb yang dikeluarkan melalui speaker yang terhubung dengan motherboard atau tampilan dilayar monitor sesuai dengan standar masing-masing motherboard.
a. Test Power Supply ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingin Power Supply berputar.
b. Secara otomatis dilakukan reset terhadap kerja CPU oleh sinyal power good yang dihasilkan oleh power Supply jika dalam kondisi baik pada saat dihidupkan, kemudian CPU mulai melaksanakan intruksi awal pada ROM BIOS dan selanjutnya.
c. Pengecekan terhadap BIOS dan isinya. BIOS harus dapat dibaca. Intruksi awal ROM BIOS adalah jump (lompat) ke alamat Program POST.
d. Pengecekan terhadap CMOS, CMOS harus dapat bekerja dengan baik. Program POST diawali dengan membaca data setup (setting hardwere awal) pada RAM CMOS setup, sebagai data acuan untuk pengecekan.
e. Melakukan pengecekan CPU, timer (pewaktuan), kendali memory akses langsung, memory bus dan memory module.
f. Memory sebesar 16 KB harus tersedia dan dapat dibaca/ditulis untuk keperluan ROM BIOS dan menyimpan kode POST.
g. Pengecekan I/O controller dan bus controller. Controller tersebut harus dapat bekerja untuk mengontrol proses read/write data. Termasuk I/O untuk VGA card yang terhubung dengan monitor.
Jika ada salah satu prosedur POST yang tak berhasil delewati maka PC akan menerima pesan/peringatan kesalahan dari POST. Pesan/peringatan kesalahan berupa kode beeb yang dikeluarkan melalui speaker yang terhubung dengan motherboard atau tampilan dilayar monitor sesuai dengan standar masing-masing motherboard.
Macam Macam Bunyi Beep POST
Saat pertama kali PC di hidupkan, PC secara otomatis akan melewati proses yang dinamakan POST, yaitu proses dimana PC akan mengecek semua hardware yang terpasang dalam PC apakah bekerja dengan normal atau ada suatu masalah. Biasanya Speaker kecil di dalam PC akan berbunyi beeb sebanyak dengan kerusakan yang ada pada PC tersebut.
Award BIOS :
1. 1 beeb Pendek : PC dalam keadaan baik
2. 1 beeb panjang : Problem di memori
3. 1 beeb panjang 2 beeb pendek: Kerusakan di modul DRAM parity
4. 1 beeb panjang 3 beb pendek : Kerusakan di bagian VGA
5. Beep terus menerus : Kerusakan di modul memori
IBM BIOS :
1. Tidak ada beeb : Power Supply Rusak
2. 1 beeb pendek : PC keadaan baik
3. Beeb terus menerus : RAM tidak terpasang
4. Beeb pendek berulang ulang : Power Supply rusak
Saat pertama kali PC di hidupkan, PC secara otomatis akan melewati proses yang dinamakan POST, yaitu proses dimana PC akan mengecek semua hardware yang terpasang dalam PC apakah bekerja dengan normal atau ada suatu masalah. Biasanya Speaker kecil di dalam PC akan berbunyi beeb sebanyak dengan kerusakan yang ada pada PC tersebut.
Award BIOS :
1. 1 beeb Pendek : PC dalam keadaan baik
2. 1 beeb panjang : Problem di memori
3. 1 beeb panjang 2 beeb pendek: Kerusakan di modul DRAM parity
4. 1 beeb panjang 3 beb pendek : Kerusakan di bagian VGA
5. Beep terus menerus : Kerusakan di modul memori
IBM BIOS :
1. Tidak ada beeb : Power Supply Rusak
2. 1 beeb pendek : PC keadaan baik
3. Beeb terus menerus : RAM tidak terpasang
4. Beeb pendek berulang ulang : Power Supply rusak
5. 1 beeb panjang 1 beeb pendek: Masalah Motherboard
6. 1 beeb panjang 2 beeb pendek: Masalah VGA Card
7. 1 beeb panjang 3 beeb pendek: Masalah VGA Ccard
8. 3 beeb panjang : Keyboard error
9. 1 beeb, blank monitor : VGA Card Sirkuit
AMI BIOS :
1. 1 beep pendek : DRAM gagal merefresh
2. 2 beep pendek : mengecek keseimbangan DRAM Parity
3. 3 beeb pendek : BIOS gagal mengakses 64kb memori
4. 4 beep pendek : Timer gagal bekerja
5. 5 beep pendek : Motherboard tdk menjalankan prosesor
6. 6 beep pendek : Keyboard error
7. 7 beep pendek : Video Mod error
8. 8 beep pendek : Tes memori VGA gagal
9. 9 beep pendek : Checksum error ROM bermasalah
10. 10 beep pendek : CMOS shutdown read / write error
11. 11 beep pendek : Chache memori error
12. 1 beep panjang 3 beep pendek:Conventional/Extended memori rusak
13. 1 beep panjang 8 beep pendek: Tes tampilan gambar gagal
Jadi Kesimpulannya POST adalah suatu proses pemindaian atau pengecekan
pada Komponen-komponen atau Hardware pada Komputer saat komputer baru
dinyalakan ( booting ). Apabila ada suatu masalah, POST ini akan memberikan
suatu kode berupa bunyi beep.
2.
Instalasi Software
Pengertian software menurut bahasa adalah perangkat lunak yang ada pada
komputer. Sedangkan pengertian software menurut istilah adalah kumpulan
perintah yang digunakan di dalam komputer yang berguna untuk mempermudah
hubungan komunikasi antara komputer dengan penggunanya. Di dalam software ini
terdapat bermacam-macam perintah yang sudah terprogram dan bisa digunakan oleh
pengguna komputer dengan leluasa. Misalnya saja perintah save untuk menyimpan,
perintah copy untuk menyalin, perintah paste untuk menempel, dan juga
perintah-perintah lainnya yang berbeda antara software komputer satu dengan
software komputer yang lain.
Sebelum menggunakan suatu software komputer, terlebih dahulu kita harus
menginstall software yang ingin kita gunakan tersebut ke dalam komputer kita.
Proses installasi adalah memasang software komputer ke dalam perangkat keras
komputer agar perintah-perintah yang ada di dalam software bisa digunakan dan
sesuai dengan sistem komputer yang ada. Dalam proses installasi ini biasanya
sudah ada petunjuk cara penginstallan dari pihak produsen software. Biasanya
suatu software komputer didistribusikan dalam bentuk file installer untuk
mempermudah pendistribusian.
Agar dapat berfungsi optimal, software harus didukung oleh sistem operasi sebagai platform dan penghubung dengan hardware. Sistem operasi atau operating system adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasi booting. Satu sistem operasi yang amat populer adalah WindowsXP dan berikut adalah urutan (paling efektif) instalasi komputer windows XP dan aplikasi lainnya :
1. Sebelum memulai proses instalasi kita harus mensetting BIOS dulu, tepatnya kita setting boot option. Atur boot pertama ke CDROM (karena kita menggunakan CD sebagai bootable media) kemudian boot kedua ke Harddisk, setelah itu save setting dan Restart komputer.
2. Tekan sembarang tombol ketika monitor menampilkan "press any key to boot from c", maka monitor akan menampilkan proses awal instalasi windows. Setelah proses selasai maka akan sampai pada proses partisi. Tips untuk Harddisk yang masih baru (belum pernah di partisi), buatlah satu partisi dulu (primary partition) kemudian dihapus dan buat partisi lagi sesuai jumlah partisi yang kita inginkan. Hal ini bermaksud agar drive letter partisi (yang lebih dari satu) bisa berurutan (seperti C “ D “ E dan seterusnya) meskipun bisa kita sesuaikan nantinya setelah windows selesai terinstall.
3. Setelah proses partisi selesai dilanjutkan proses formatting Harddisk dan copying installation file di Harddisk, kemudian komputer akan otomatis melakukan restart (setelah proses copying selesai).
4. Pada proses berikutnya kita akan diminta memasukkan user name, organization dan product key pada windows yang kita install tadi, dan proses instalasi akan berlanjut kembali dan komputer akan melakukan reboot untuk kedua kalinya.
5. Windows Xp sudah terinstall, berikutnya kita lanjutkan dengan menginstall driver motherboard. Pada umumnya setiap motherboard pasti memiliki driver dan disertakan saat pembelian. Tetapi kadang tidak terlalu diperhatikan sehingga akhirnya rusak atau bahkan hilang entah kemana. Jika hal ini terjadi maka kita akan kesulitan untuk menginstall semua driver motherboard. Urutan dalam menginstall driver motherboard sebaiknya diawali dengan menginstall chipset terlebih dahulu, maksudnya untuk meminimalkan kesalahan saat instalasi. Kemudian diikuti VGA Card, Sound Card, LAN Card dan seterusnya.
6. Setelah semua driver terinstall dilanjutkan dengan aplikasi windows. Disarankan program security didahulukan (seperti Antivirus, Anti malware, Anti Trojan) baru dilanjutkan aplikasi yang lain seperti Office, Photoshop, Corel dan sebagainya. Hal ini untuk menghindari jika ada file dalam installer aplikasi tadi yang mengandung malware, virus atau trojan.
Agar dapat berfungsi optimal, software harus didukung oleh sistem operasi sebagai platform dan penghubung dengan hardware. Sistem operasi atau operating system adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasi booting. Satu sistem operasi yang amat populer adalah WindowsXP dan berikut adalah urutan (paling efektif) instalasi komputer windows XP dan aplikasi lainnya :
1. Sebelum memulai proses instalasi kita harus mensetting BIOS dulu, tepatnya kita setting boot option. Atur boot pertama ke CDROM (karena kita menggunakan CD sebagai bootable media) kemudian boot kedua ke Harddisk, setelah itu save setting dan Restart komputer.
2. Tekan sembarang tombol ketika monitor menampilkan "press any key to boot from c", maka monitor akan menampilkan proses awal instalasi windows. Setelah proses selasai maka akan sampai pada proses partisi. Tips untuk Harddisk yang masih baru (belum pernah di partisi), buatlah satu partisi dulu (primary partition) kemudian dihapus dan buat partisi lagi sesuai jumlah partisi yang kita inginkan. Hal ini bermaksud agar drive letter partisi (yang lebih dari satu) bisa berurutan (seperti C “ D “ E dan seterusnya) meskipun bisa kita sesuaikan nantinya setelah windows selesai terinstall.
3. Setelah proses partisi selesai dilanjutkan proses formatting Harddisk dan copying installation file di Harddisk, kemudian komputer akan otomatis melakukan restart (setelah proses copying selesai).
4. Pada proses berikutnya kita akan diminta memasukkan user name, organization dan product key pada windows yang kita install tadi, dan proses instalasi akan berlanjut kembali dan komputer akan melakukan reboot untuk kedua kalinya.
5. Windows Xp sudah terinstall, berikutnya kita lanjutkan dengan menginstall driver motherboard. Pada umumnya setiap motherboard pasti memiliki driver dan disertakan saat pembelian. Tetapi kadang tidak terlalu diperhatikan sehingga akhirnya rusak atau bahkan hilang entah kemana. Jika hal ini terjadi maka kita akan kesulitan untuk menginstall semua driver motherboard. Urutan dalam menginstall driver motherboard sebaiknya diawali dengan menginstall chipset terlebih dahulu, maksudnya untuk meminimalkan kesalahan saat instalasi. Kemudian diikuti VGA Card, Sound Card, LAN Card dan seterusnya.
6. Setelah semua driver terinstall dilanjutkan dengan aplikasi windows. Disarankan program security didahulukan (seperti Antivirus, Anti malware, Anti Trojan) baru dilanjutkan aplikasi yang lain seperti Office, Photoshop, Corel dan sebagainya. Hal ini untuk menghindari jika ada file dalam installer aplikasi tadi yang mengandung malware, virus atau trojan.
Satu hal yang perlu kita
perhatikan sebelum memilih software yang ingin kita install ke dalam komputer
kita adalah spesifikasi komputer yang dibutuhkan oleh software tersebut agar
bisa bekerja dengan baik. Jangan sampai spesifikasi komputer yang kita pakai berada di
bawah standar spesifikasi yang dibutuhkan oleh software karena hal tersebut
akan membuat software komputer tidak bisa bekerja maksimal, atau bisa juga
software tersebut sama sekali tidak bisa diinstall di komputer kita
3.
Perakitan PC
Perakitan
Komputer yaitu, merangkai semua komponen komponen computer untuk menjadi sebuah PC yang siap digunakan. Salah
satu perangkst computer yang harus dirangkai adalah klomponen pada motherboard.
Komponen motherboard dapat dijelaskan sebagai berikut :
Motherboard
adalah pusat pengendali yang mengatur kerja dari semua komponenl yang terpasang
padanya.Mengatur pemberian daya listrik pada setiap komponen PC.
Lalu
lintas data semuanya diatur oleh motherboard, mulai dari peranti peyimpanan
(harddisk, CD-ROM), peranti masukan data (keyboard, mouse, scanner), atau
printer untuk mencetak.
Pada
akhir tahun 1980-an dan selama dekade 1990-an, pasar prosesor untuk PC
didominasi oleh Intel. Ada beberapa perusahaan prosesor untuk PC, tetapi
pengaruh mereka kalah jauh dibanding Intel. Lagi pula rata-rata prosesor buatan
mereka masih mengambil desain x86 buatan Intel juga.
Perakitan
Tahapan proses
pada perakitan komputer terdiri dari:
1. Penyiapan motherboard
2. Memasang Prosessor
3. Memasang heatsink
4. Memasang Modul Memori
5. memasang Motherboard pada Casing
6. Memasang Power Supply
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
8. Memasang Drive
9. Memasang card Adapter
10. Penyelesaian Akhir
2. Memasang Prosessor
3. Memasang heatsink
4. Memasang Modul Memori
5. memasang Motherboard pada Casing
6. Memasang Power Supply
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
8. Memasang Drive
9. Memasang card Adapter
10. Penyelesaian Akhir
1.PenyiapanMotherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.
2. Memasang Prosessor
Prosessor
lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang
prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
1.
Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard,
umumnya erletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
4. Turunkan kembali tuas pengunci.
2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
4. Turunkan kembali tuas pengunci.
Jenis Slot
1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga
posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.
2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.
3.MemasangHeatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.
4.MemasangModulMemori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.
Jenis SIMM
1.
Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.
2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.
Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga
tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM
dan RIMM pada posisi lekukan
1.
Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul
sudah tepat terpasang.
5. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard
dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya
sebagai berikut:
1.
Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk
dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.
2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.
6.MemasangPowerSupply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
1.
Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah
sekerup pengunci.
2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard.
2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard.
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah
motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O
pada motherboard dan panel dengan casing.
1. Pasang
kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
8.Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
1. Copot
pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan.
4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan.
4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
8. Floppy
drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.
9. Memasang Card Adapter
Card
adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI
adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter
lainnya. Cara memasang adapter:
1. Pegang
card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik.
Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
2. Pasang sekerup penahan card ke casing
3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada
2. Pasang sekerup penahan card ke casing
3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada
10. Penyelessaian Akhir
1. Pasang
penutup casing dengan menggeser
2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
3. Pasang konektor monitor ke port video card.
4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.
2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
3. Pasang konektor monitor ke port video card.
4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.
4.
Maintenance dan Repair
Apa itu
pemeliharaan (maintenance) mesin/teknologi merupakan hal yang sering
dipermasalahkan antara bagian pemeliharaan dan bagian produksi. karena bagian
pemeliharaan dianggap yang memboroskan biaya, sedang bagian produksi merasa
yang merusakkan tetapi juga yang membuat uang. Pada umumnya
sebuah produk yang dihasilkan oleh manusia, tidak ada yang tidak mungkin rusak,
tetapi usia penggunaannya dapat diperpanjang dengan melakukan perbaikan yang
dikenal dengan pemeliharaan. Oleh karena itu,
sangat dibutuhkan kegiatan pemeliharaan yang meliputi kegiatan pemeliharaan dan
perawatan mesin yang digunakan dalam proses produksi.
Apa itu pemeliharaan. Kata pemeliharaan diambil dari bahasa yunani terein artinya merawat, menjaga dan memelihara. Pemeliharaan adalah suatu kobinasi dari berbagai tindakan yang dilakukan untuk menjaga suatu barang dalam, atau memperbaikinya sampai suatu kondisi yang bisa diterima. Untuk Pengertian Pemeliharaan lebih jelas adalah tindakan merawat mesin atau peralatan pabrik dengan memperbaharui umur masa pakai dan kegagalan/kerusakan mesin.
Apa itu pemeliharaan. Kata pemeliharaan diambil dari bahasa yunani terein artinya merawat, menjaga dan memelihara. Pemeliharaan adalah suatu kobinasi dari berbagai tindakan yang dilakukan untuk menjaga suatu barang dalam, atau memperbaikinya sampai suatu kondisi yang bisa diterima. Untuk Pengertian Pemeliharaan lebih jelas adalah tindakan merawat mesin atau peralatan pabrik dengan memperbaharui umur masa pakai dan kegagalan/kerusakan mesin.
FungsiPemeliharaan(maintenance)
Apakah maksud pemeliharaan. Menurut pendapat Agus Ahyari, (2002) fungsi pemeliharaan adalah agar dapat memperpanjang umur ekonomis dari mesin dan peralatan produksi yang ada serta mengusahakan agar mesin dan peralatan produksi tersebut selalu dalam keadaan optimal dan siap pakai untuk pelaksanaan proses produksi.
Keuntungan- keuntungan yang akan diperoleh dengan adanya pemeliharaan yang baik terhadap mesin, adalah sebagai berikut :
Apakah maksud pemeliharaan. Menurut pendapat Agus Ahyari, (2002) fungsi pemeliharaan adalah agar dapat memperpanjang umur ekonomis dari mesin dan peralatan produksi yang ada serta mengusahakan agar mesin dan peralatan produksi tersebut selalu dalam keadaan optimal dan siap pakai untuk pelaksanaan proses produksi.
Keuntungan- keuntungan yang akan diperoleh dengan adanya pemeliharaan yang baik terhadap mesin, adalah sebagai berikut :
1. Mesin/teknologi dan peralatan produksi yang ada
dalam perusahaan yang bersangkutan akan dapat dipergunakan dalam jangka waktu
panjang,
2.
Pelaksanaan proses produksi dalam perusahaan yang bersangkutan berjalan dengan
lancar,
3. Dapat
menghindarkan diri atau dapat menekan sekecil mungkin terdapatnya kemungkinan
kerusakan-kerusakan berat dari mesin/teknologi dan peralatan produksi selama proses
produksi berjalan,
4.
Peralatan produksi yang digunakan dapat berjalan stabil dan baik, maka proses
dan pengendalian kualitas proses harus dilaksanakan dengan baik pula,
5. Dapat
dihindarkannya kerusakan-kerusakan total dari mesin/teknologi dan peralatan produksi yang
digunakan,
6.
Apabila mesin/teknologi dan peralatan produksi berjalan dengan baik, maka penyerapan
bahan baku dapat berjalan normal,
Jenis-jenis pemeliharaan
1.PrefentiveMaintenance
Prefentive Maintenance disebut juga tindakan pencegahan atau overhaul, yaitu kegitaan pemeliharaan dan perawatan untuk mencegah kerusakan yang tak terduga dan menemukan kondisi atau keadaan yang menyebabkan fasilitas operasi lebih tepat. Pemeliharaan prefentif apabila direncanakan dengan baik dapat mencegah terjadinya kegagalan atau kerusakan, sebab apabila terjadi kerusakan peralatan operasi dapat berakibat kemacetan produksi secara total.
Prefentive Maintenance disebut juga tindakan pencegahan atau overhaul, yaitu kegitaan pemeliharaan dan perawatan untuk mencegah kerusakan yang tak terduga dan menemukan kondisi atau keadaan yang menyebabkan fasilitas operasi lebih tepat. Pemeliharaan prefentif apabila direncanakan dengan baik dapat mencegah terjadinya kegagalan atau kerusakan, sebab apabila terjadi kerusakan peralatan operasi dapat berakibat kemacetan produksi secara total.
Prefentive
Maintenance sangat tepat dilakukan, karena kegunaannya sangat efektif dalam
menghadapi fasilitas-fasilitas produksi yang termasuk dalam critical unit,
yaitu peralatan atau fasilitas yang membahayakan kesehatan dan keselamatan
kerja, mempengaruhi produk yang dihasilkan, dapat menyebabkan kemacetan seluruh
proses produksi, dan apabila modal yang ditanam untuk fasilitas ini relatif
rebih mahal.
2.
Corrective Maintenance,
Disebut juga break down maintenance, yaitu kegiatan pemeliharaan dan perawatan yang dilakukan setelah terjadi kerusakan, kegagalan, atau kelainan fasilitas produksi sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik.
Disebut juga break down maintenance, yaitu kegiatan pemeliharaan dan perawatan yang dilakukan setelah terjadi kerusakan, kegagalan, atau kelainan fasilitas produksi sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik.
5. Networking
NETWORKING Merupakan “jaringan antar
komputer” yang menghubungkan “suatu komputer” dengan “komputer lainnya” di
dalam jaringan oleh “alat-alat jaringan”.
Dalam dunia komputer,
Networking adalah praktek menghubungkan dua atau lebih
perangkat komputerbersama-sama untuk tujuan berbagi (sharing) data
serta berbagai manfaat lainnya (resources). Jaringan
(Networking) dibangun dengan perangkat keras komputer (hardware)
atau fisik dan perangkat lunak komputer (software) logik.
Networking sangat dibutuhkan ,terutama
pada zaman yang semakin lama semakin canggih seperti ini ,karena jaringan itu
tentu sangat penting untuk berlangsungnya hubungan atau komunikasi antar
komputer. misalnya saja untuk berbagi atau sharing printer , tidak mungkin
setiap komputer memiliki printer satu-satu makannya Networking sangat
dibutuhkan ,terutama pada zaman yang semakin lama semakin canggih seperti ini
,karena jaringan itu tentu sangat penting untuk berlangsungnya hubungan atau
komunikasi antar komputer. misalnya saja untuk berbagi atau sharing printer ,
tidak mungkin setiap komputer memiliki printer satu-satu makannya dibuatlah
jaringan komputer itu untuk berbagi penggunaan printer secara bersama-sama
,satu untuk semua dan juga berfungsi untuk sharing internet ,satu komputer
(server) dapat ip address dari isp ,lalu si server itu membagikan koneksi
internet ke client" dikantornya.
Alat-Alat
Networking
Bicara tentang alat-alat ,pasti tidah jauh dari Hardware (perangkat keras).
Macam-macam alat jaringan adalah :
Macam-macam alat jaringan adalah :
1. ROUTER
Router adalah sebuah alat yang mengirimkan
paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, alat ini
sangatlah penting untuk meneruskan jaringan satu ke jaringan lainnya yang
berbeda kelas/subnet/ip. melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing.
Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet
Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.
Router berfungsi
sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari
satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch
merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network
(LAN).
2. SWITCH
Switch adalah
perangkat jaringan komputer yang bekerja di OSI Layer 2, Data Link Layer.
Switch kerjanya sebagai penyambung atau concentrator dalam Jaringan komputer.
Switch mengenal MAC Adressing shingga dia bisa memilah paket data mana yang
akan di teruskan/dilanjutkan ke mana.
3. ACCESS POINT
Access point
adalah perangkat yang digunakan sebagai pembuat koneksi wireless pada jaringan
komputer. Fungsi Access point diantaranya:
Sebagai perangkat jaringan yang berfungsi membuat jaringan komputer tanpa
kabel, atau biasa disebut WI-FI (Wireless Fidelity)
4.
NIC
NIC adalah sebuah kartu yang
berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Tugas NIC
adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk
data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan.
Fungsi NIC
-Media pengirim data ke komputer lain di dalam
jaringan.
-Mengontrol data flow antara komputer dan sistem
kabel.
-Menerima
data yang dikirim dari komputer lain lewat kabel dan menerjemahkannya ke dalam
bit yang dimengerti oleh komputer.
Untuk menyusun Jaringan
ini diperlukan perencanaan dari Jaringan yang dibangun yang disebut topology
Jaringan. Scope jaringan itu sendiri dibagi menjadi 3. yaitu : LAN, MAN , dan
WAN.
1. LAN
Contoh dari jaringan LAN seperti komputer-komputer
yang saling terhubung di sekolah, di perusahaan, Warnet, maupun antar rumah
tetangga yang masih mencakup wilayah LAN.
2. MAN
Metropolitan
Area Network atau MAN, merupakan Jenis Jaringan Komputer yang lebih luas dan
lebih canggih dari Jenis Jaringan Komputer LAN. Disebut Metropolitan Area
Network karena Jenis Jaringan Komputer MAN ini biasa digunakan untuk
menghubungkan jaringan komputer dari suatu kota ke kota lainnya.
Untuk dapat membuat suatu jaringan MAN, biasanya diperlukan
adanya operator telekomunikasi untuk menghubungkan antar jaringan komputer.
Contohnya seperti jaringan Depdiknas antar kota atau wilayah dan juga jaringan
mall-mall moderen yang saling berhubungan antar kota .
3. WAN
BAB IV
PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Dari pengalaman Praktek Kerja
Industri (PRAKERIN) yang dilaksanakan di CV.Puja Lestari
(Cikupa, Tangerang) dan ABS NET (Bekasi) selama 3 bulan dapat diambil kesimpulan :
a. Dengan adanya Praktek Kerja
Industri ini, para peserta PRAKERIN cukup banyak mendapat informasi dengan
pengalaman khususnya mengenai POST, Install Software, Perakitan
PC, Maintenance dan Repair dan Networking sehinggga menambah motivasi bagi peserta dalam memperdalam
ilmu tentang Teknik Komputer Jaringanl.
b. Setelah pelaksanaan PRAKERIN
ini dapat disimpulkan antara teori yang dapat di sekolah dengan praktek kerja
di dunia usaha memiliki banyak perbedaan. Teori lebih sulit jika dibandingkan
dengan praktek secara langsung.
c. Keberhasilan pelaksanaan
Praktek Kerja Industri ini sangat dibutuhkan oleh para siswa/siswi agar dapat
bisa mengikuti salah satu syarat untuk menempuh UAS/UAN. Dengan dibuatnya
laporan PRAKERIN ini diharapkan dapat dijadikan acuan bagi lancarnya
pelaksanaan Praktek Kerja Industri, terutama pada tahap awal kerja berkaitan
dengan paket keahlian yang ada di Dunia usaha/Dunia industri.
6.2. Saran
Dalam proses PRAKERIN ini dibutuhkan kedisiplinan dan keseriusan dalam mengerjakannya.
Dan sebelum bekerja alat dan bahan harus disiapkan selengkap-lengkapnya agar
tidak menimbulkan kendala-kendala yang menghambat proses praktek yang
dikerjakan. Sebenarnya jangan terlalu tepaku pada alat yang
sebenarnya, jika kita terlalu terpaku pada alat kita tidak akan bisa
menyelesaikan pekerjaan dengat tepat karena terlalu mengandalkan alat. Kita
bisa menggunakan alat seadanya jika kita sedang bekerja dan alatnya benar-benar
tidak ada karena lupa atau tidak punya maka
kita harus bisa menyesuaikan/menggunakan dengan alat yang ada agar tidak
mengulur waktu. Menjadi seorang IT atau Teknisi logikanya harus benar-benar ada
jadi kita tidak terlalu terpaku pada alat yang sebenarnya.
Hal.10








makasih kak, benar benar membantu
BalasHapus